Model Struktur Organisasi Departemen Geografi

Departemen Geografi Universitas Negeri Malang (UM) mengimplementasikan struktur organisasi yang adaptif dan inklusif, dengan tujuan mendukung pengembangan kapasitas akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan. Struktur organisasi ini didasarkan pada prinsip-prinsip berikut:

  • Pemberdayaan Semua Unsur Departemen
    Semua elemen dalam departemen baik sumber daya manusia, sarana, maupun prasarana diberdayakan secara optimal untuk mendukung kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Kolaborasi dan Kerja Tim
    Budaya kerja tim yang sinergis antara dosen, mahasiswa, dan unit-unit di departemen diutamakan untuk mencapai tujuan bersama secara efisien dan efektif.
  • Pengambilan Keputusan Berbasis Musyawarah
    Pengambilan keputusan dalam setiap kebijakan strategis dilakukan melalui musyawarah dan mufakat, menjamin keputusan yang diambil mengakomodasi kepentingan bersama dan menciptakan suasana kerja yang harmonis.
  • Desentralisasi Kewenangan
    Unit-unit pelaksana, khususnya Kelompok Bidang Keahlian (KBK), diberikan kewenangan yang cukup dalam pengelolaan program dan kegiatan untuk mendukung inovasi dan pengembangan akademik.
  • Struktur Kepemimpinan
    Departemen Geografi dipimpin oleh seorang Ketua Departemen yang dibantu oleh Sekretaris Departemen, Kepala Laboratorium, dan Koordinator Program Studi (Korprodi). Dalam menjalankan operasionalnya, departemen didukung oleh berbagai Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk melalui Surat Keputusan Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Satgas yang ada di Departemen Geografi meliputi:

  • Satgas Kurikulum
  • Satgas Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  • Satgas Penjaminan Mutu dan Pengecekan Plagiasi
  • Satgas Pengelola Jurnal dan Herbarium
  • Satgas Kewirausahaan dan Website
  • Satgas Praktik Kerja Lapangan (PKL) / Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
  • Satgas Pembinaan Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) dan Alumni
  • Kelompok Bidang Keahlian (KBK)

Di Departemen Geografi, Kelompok Bidang Keahlian (KBK), yang juga berfungsi sebagai Riset Group, memainkan peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan pengembangan kurikulum. Setiap KBK berfokus pada topik-topik unggulan yang relevan dengan tren terbaru dalam bidang geografi, yang bertujuan untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Berikut adalah tiga Kelompok Bidang Keahlian (KBK) atau Riset Group di Departemen Geografi beserta topik unggulannya:

Innovative Geography Education
KBK ini berfokus pada pengembangan pembelajaran geografi inovatif yang memanfaatkan teknologi geospasial untuk meningkatkan geocapability. Topik riset unggulan dari KBK ini meliputi peningkatan literasi spasial, kemampuan berpikir integratif, kepedulian terhadap isu-isu geografis, dan kemampuan penyelidikan terstruktur, yang kesemuanya berbasis pada fenomena spasial faktual.

Geografi Fisik dan Teknik
KBK ini mengkaji integrasi teknologi geospasial dan sistem biofisik untuk pengelolaan cerdas sumber daya alam, lingkungan, dan kebencanaan. Penelitian unggulan di bidang ini meliputi penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh untuk memantau, mengelola, serta melestarikan lingkungan dan sumber daya alam, serta mitigasi risiko bencana.

Geografi Manusia
KBK ini fokus pada integrasi spasial-ekologis dalam kajian kependudukan, kewilayahan, dan kepariwisataan. Topik unggulan penelitian mencakup analisis pola pergerakan manusia, dinamika sosial-ekonomi dalam ruang, serta pengelolaan wilayah dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Views: 1045