Malang, 15 September 2024 – Tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Padang (UNP) baru-baru ini meluncurkan penelitian kolaboratif bertajuk “Project-Based Learning’s Impact on Environmental Literacy in Future Social Studies Educators: Towards Sustainable Education”. Penelitian ini dipimpin oleh Alfyananda Kurnia Putra, S.Pd, M.Pd dan Bayu Kurniawan, S.Pd, M.Pd, didampingi oleh guru besar UM, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, serta melibatkan mitra peneliti dari UNP, Dr. Bayu Wijayanto, M.Pd, yang berasal dari bidang Geografi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Project-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan literasi lingkungan di kalangan calon pendidik sosial. Dengan semakin mendesaknya kebutuhan akan pendidikan berkelanjutan, pendekatan berbasis proyek dinilai relevan untuk membekali generasi pendidik dengan pemahaman lingkungan yang mendalam serta kemampuan memecahkan masalah dalam konteks nyata.

Menurut Alfyananda Kurnia Putra, metode PBL dipilih karena mampu memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan relevan. “Melalui PBL, mahasiswa calon pendidik tidak hanya memahami isu lingkungan secara teori, tetapi juga mempraktikkan solusi nyata dalam proyek-proyek berbasis komunitas,” ujarnya dalam sesi wawancara.

Sementara itu, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, menambahkan bahwa literasi lingkungan merupakan komponen vital dalam membangun kesadaran generasi masa depan akan pentingnya keberlanjutan. “Sebagai pendidik sosial di masa depan, mahasiswa perlu memahami bahwa pendidikan berkelanjutan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga bagaimana membangun masyarakat yang sadar akan tanggung jawab ekologis mereka,” tegasnya.

Mitra penelitian, Dr. Bayu Wijayanto, M.Pd dari UNP, memberikan perspektif geografi dalam kajian ini. “Konsep literasi lingkungan tidak lepas dari pendekatan spasial. Pemahaman calon pendidik tentang keterkaitan manusia dengan lingkungannya menjadi dasar penting dalam menciptakan pendidikan yang holistik dan relevan,” ungkapnya.

Penelitian ini melibatkan mahasiswa program studi Pendidikan Geografi sebagai subjek utama. Selama proses penelitian, mereka akan terlibat dalam serangkaian proyek yang dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga restorasi lingkungan lokal. Proyek ini akan dievaluasi untuk melihat sejauh mana mereka meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan mahasiswa.

Hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan, tetapi juga menjadi pedoman praktis bagi institusi pendidikan di Indonesia untuk mengintegrasikan pendekatan berbasis proyek dalam kurikulum mereka. Dengan demikian, penelitian ini menjadi langkah konkret menuju pendidikan berkelanjutan yang berorientasi pada masa depan. Penelitian ini didukung oleh kerjasama lintas universitas, dengan semangat kolaborasi untuk memberikan solusi bagi tantangan global di bidang pendidikan dan lingkungan.

Views: 116