Kinabalu, Malaysia – Dua alumni Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang (UM), Nur Hariri, S.Pd. dan Ayla Yuli Rokhman, S.Pd., M.Pd., menorehkan prestasi membanggakan di kancah pendidikan internasional. Sejak tahun 2020, keduanya mengabdikan diri sebagai guru Geografi di Sekolah Indonesia Kinabalu (SIK), Malaysia, sebuah lembaga pendidikan berstatus sekolah internasional di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Sebagai lulusan angkatan 2010, Nur Hariri dan Ayla Yuli Rokhman menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperkuat pendidikan geografi bagi siswa-siswi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Penempatan mereka melalui program Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) merupakan hasil seleksi ketat yang menilai aspek akademik, profesionalisme, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan pembelajaran lintas budaya dan negara.

Nur Hariri, S.Pd., dikenal atas kepiawaiannya menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis spasial dan teknologi geografi modern di dalam kelas. Sementara itu, Ayla Yuli Rokhman, S.Pd., M.Pd., aktif dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi global serta menjadi penggerak berbagai program kolaboratif antarbudaya di lingkungan sekolah internasional.

“Menjadi guru di sekolah internasional adalah bentuk pengabdian yang menggabungkan profesionalisme dan diplomasi budaya. Kami merasa terhormat dapat mewakili pendidikan Indonesia di luar negeri,” ujar Nur Hariri. Ayla Yuli Rokhman menambahkan, “Identitas keilmuan sebagai alumni Pendidikan Geografi UM menjadi bekal utama kami dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan kontekstual bagi generasi global.”

Pihak Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini. “Keberhasilan Nur Hariri dan Ayla Yuli Rokhman merupakan bukti bahwa kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang terbukti memiliki daya saing tinggi dan diakui dalam skala global, menjawab kebutuhan pendidikan internasional yang menuntut penguasaan keilmuan, keterampilan pedagogis, serta kemampuan adaptif lintas budaya,” ujar perwakilan dekanat FIS UM.

Kisah sukses keduanya menjadi inspirasi nyata bagi mahasiswa dan alumni UM untuk terus meningkatkan kualitas diri dan membuka peluang pengabdian di berbagai penjuru dunia. Kiprah Nur Hariri dan Ayla Yuli Rokhman di Sekolah Indonesia Kinabalu tak hanya mencerminkan keberhasilan individu, tetapi juga memperkuat citra Pendidikan Geografi UM sebagai program studi unggulan dengan kontribusi nyata di tingkat global.

Views: 55