Malang, 27 Mei 2025 – Dalam menghadapi tantangan lingkungan global yang semakin kompleks, Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Kuliah Tamu bertema “Perubahan Iklim dan Sumber Daya Kelautan”, dengan menghadirkan praktisi nasional sekaligus kepala Balai Pengelolaan Informasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.Si., sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi, yakni daring pada 23 Mei 2025 dan luring pada 27 Mei 2025 di Aula Ki Hajar Dewantara, FIS UM, dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa serta dosen, khususnya dari mata kuliah Meteorologi dan Klimatologi. Kuliah tamu ini menjadi wahana strategis dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan dunia praktis kebijakan lingkungan hidup, khususnya yang menyangkut tata kelola sumber daya kelautan yang berkelanjutan.
Dalam paparannya, Dr. Adi Wijaya menekankan urgensi peningkatan literasi perubahan iklim, mengingat dampaknya yang nyata terhadap ekosistem laut, seperti penurunan produktivitas perikanan, kerusakan wilayah pesisir, dan meningkatnya kerentanan sosial-ekologis masyarakat pesisir. Ia menegaskan bahwa penanganan dampak perubahan iklim tidak dapat dilepaskan dari penguatan sistem informasi kelautan yang akurat, dinamis, dan berbasis teknologi mutakhir.
Sebagai bentuk komitmen terhadap implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 14 (Ekosistem Lautan), narasumber memaparkan berbagai program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan yang meliputi digitalisasi pemetaan potensi perikanan, integrasi data spasial kelautan, serta pengembangan teknologi informasi berbasis komunitas dalam memperkuat ketahanan wilayah pesisir.
Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme dan partisipasi aktif mahasiswa, yang mencerminkan kesadaran kritis generasi muda terhadap tantangan keberlanjutan lingkungan laut. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menunjukkan refleksi mendalam atas hubungan antara perubahan iklim, konflik sumber daya, dan peran geopolitik maritim Indonesia.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pemahaman aplikatif dan kontekstual terhadap relasi antara geografi fisik dan kebijakan pengelolaan sumber daya alam, serta menumbuhkan sikap proaktif dalam mengambil peran nyata sebagai bagian dari generasi pelopor keberlanjutan.
Kuliah tamu ini merupakan bagian dari langkah strategis Departemen Geografi UM untuk menghadirkan pembelajaran transformatif dan berbasis isu global, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor antara institusi pendidikan tinggi dan kementerian/lembaga negara dalam mendukung pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan nasional dan global.



Views: 101
Recent Comments